Penyebab Gigi Sensitif dan Cara Penanggulangannya

Lentera Sehat. Tidak ada lubang pada gigi bukan berarti gigi tidak memiliki masalah. Ada banyak penyebab gigi terasa tidak nyaman, diantaranya ada rasa linu bila kena rangsang dingin, panas, manis atau asam. Gigi ngilu dan mendadak nyut-nyutan saat sedang menyantap makanan dingin atau makanan manis. Yang paling sering menjadi penyebab gigi terasa linu selain lubang gigi adalah GIGI SENSITIF.

Penyebab Gigi Sensitif

Gigi sensitif bisa terjadi pada siapapun. Kondisi gigi yang tadinya baik baik saja bisa berubah menjadi tidak nyaman saat memasuki usia tertentu. Umumnya, gigi sensitif terjadi di usia antara 20 hingga 50 tahun, meskipun ada juga beberapa remaja maupun kaum lansia di atas 70 tahun yang memiliki gigi sensitif. Selain itu, wanita lebih rentan memiliki gigi sensitif dibandingkan pria.

Jika Anda memiliki gigi sensitif anda harus melakukan perawatan khusus agar rasa ngilu tidak datang kembali sewaktu-waktu saat makan atau minum. Kondisi ini tak bisa dibiarkan saja, akan berdampak buruk bila tidak ada penanganan, karena rasa ngilu akibat gigi sensitif tidak dapat sembuh sendiri dan akan bertambah parah jika diabaikan.

Baca juga:  Beberapa Penyebab Gigi Goyang

Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki gigi sensitif, sehingga tidak melakukan perawatan dengan pasta gigi khusus gigi sensitif, dan tak memeriksakannya ke dokter sampai kondisinya sudah berkelanjutan.

Penyebab Gigi Sensitif

1. PENIPISAN EMAIL

Penipisan email dapat terjadi karena seringnya mengkonsumsi makanan atau minuman manis, asam, minuman bersoda, serta konsumsi vitamin C yang berlebihan. Email adalah jaringan yang kuat, tapi email dapat menipis atau rusak. Semakin tipis email, maka risiko terjadinya gigi sensitif akan semakin tinggi. Penipisan email sebagai lapisan terluar gigi menyebabkan fungsinya sebagai pelindung gigi jadi berkurang.

2. KEBIASAAN BURUK

Kebiasaan menyikat gigi dengan tekanan yang keras dapat menyebabkan leher gigi menjadi haus atau disebut dengan istilah abrasi. Lapisan email sebagai pelindung gigi hilang. Kebiasaan buruk lainnya adalah menggeretakan gigi saat tidur, dikenal dengan istilah bruxism. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab hilangnya lapisan email karena terkikis.

3. RESESI GINGGIVA/GUSI

Disebabkan oleh penyakit gusi atau akibat menyikat gigi terlalu keras. Penyakit gusi bila tidak ditangani bisa menyebabkan resesi, menyebabkan lapisan dentin atau akar gigi menjadi tidak ada pelindungnya.

Baca juga:  Merokok dan Pengaruhnya Pada Gigi dan mulut

4. SERING MAKAN MAKANAN DINGIN ATAU PANAS

Makan makanan terlalu dingin atau terlalu panas dapat menjadi penyebab gigi sensitif semakin parah. Kebiasaan mengunyah es akan semakin memperburuk kondisi gigi Anda. Juga merupakan salah satu menyebabkan pengikisan gigi dan gigi menjadi lebih sensitif.

5. TINDAKAN MEDIS

Tindakan medis seperti saat proses pembuatan gigi tiruan, proses pemutihan gigi dapat membuat gigi menjadi sensitif tapi hanya bersifat sementara saja. Bila proses selesai maka rasa linu akan hilang.

Cara Penanggulangan Gigi Sensitif

Pertama yang harus dilakukan adalah berkunjung ke dokter gigi. Dokter gigi akan mencari penyebab terjadinya gigi sensitif yang terjadi pada gigi anda. Gigi sensitif bisa terjadi pada satu atau beberapa gigi saja, bisa juga terjadi pada semua gigi.

Bila gigi sensitif masih dalam tahap ringan, dapat ditanggulangi dengan menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Pasta gigi digunakan setiap hari dalam jangka waktu tertentu dapat mengatasi rasa linu pada gigi. Pasta gigi dengan kandungan Novamin bisa membantu pembentukan lapisan mineral gigi 1,5 kali lebih kuat jika dibandingkan dengan lapisan alami dentin. Hal ini tentu akan membuat masalah gigi sensitif mereda.

Baca juga:  Cara Mengatasi Sakit Gigi Secara Alami

Pada kasus gigi sensitif yang disebabkan oleh kebiasaan buruk, maka kebiasaan buruk tersebut diusahakan untuk dihilangkan.

Sikat gigi terlalu keras yang menyebabkan abrasi pada leher gigi, maka dibutuhkan penambalan pada gigi yang mengalami abrasi. Selanjutnya ganti sikat gigi dengan sikat yang berbulu halus, agar tidak terulang lagi pengikisan pada leher gigi.

Resesi gingiva/gusi membutuhkan penanganan khusus oleh dokter spesialis untuk mengembalikan gusi ke posisi sehat.

Kebiasaan makan makanan yang terlalu dingin atau panas harus dihentikan, untuk membantu mempercepat penyembuhan gigi sensitif. Demikian penjelasan mengenai gigi sensitif. Dengan membaca penyebab gigi sensitif maka dapat dilihat penyebab mana yang kira kira ada pada gigi anda. Segeralah mencari solusi penanggulangannya.

sumber: drg Etty M. Hustiowati

 

Penyebab Gigi Sensitif dan Cara Penanggulangannya

Lentera Sehat

Pemerhati kesehatan yang suka berbagi artikel kesehatan berdasarkan sumber referensi yang dapat dipercaya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *