7 Manfaat Berlari Untuk Kesehatan

Lari boleh dibilang sebagai dasar bagi semua jenis olah raga. Selain itu, berlari bisa dengan mudah dilakukan kapanpun dan dimanapun oleh siapapun.

7 Manfaat Berlari Untuk Kesehatan

 

Ada banyak alasan yang membuat orang mau berlari, dua di antaranya yang paling umum adalah: keinginan untuk menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan.

7 Manfaat Berlari

Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan perilaku berolahraga secara rutin, khususnya berlari atau joging. Berikut referensi tujuh manfaat berlari.

1. Berlari Cepat Membakar Lemak dan Menurunkan Berat Badan

Latihan yang bersifat aerobik seperti berlari, bersepeda dan tenis merupakan pilihan yang tepat untuk menurunkan lemak dan berat badan. Peneliti dari University of Dublin menemukan, berlari membakar lebih banyak lemak tubuh per menitnya.

Fakta menunjukan berlari selama 30 menit bisa membakar sebanyak 391 kalori, bersepeda sebanyak 277 kalori dan bermain tenis hanya 272 kalori.

2. Berlari Menjaga Kesehatan dan Mencegah Penyakit

Berlari rutin dengan porsi yang tepat dapat membuat sel-sel kekebalan tubuh menjadi lebih aktif sehingga siap untuk melawan setiap bentuk infeksi dalam tubuh, sebagaimana yang diungkapkan oleh Catch Collin, Chief Dietician di St George’s Hospital London.

Lari secara rutin bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL), membersihkan pembuluh darah, sehingga menurunkan resiko stroke dan serangan jantung.

3. Berlari Meningkatkan Kepadatan Tulang

Berlari merupakan salah satu cara terbaik untuk membantu mengurangi penurunan kepadatan tulang.

Berlari merupakan latihan high-impact yang membebani seluruh tubuh, oleh karena itu maka tubuh meresponnya dengan meningkatkan massa tulang.

4. Berlari Mencegah Diabetes

Berlari dapat secara signifikan mengurangi kadar level insulin yang dalam kadar tinggi bisa menyebabkan penyakit diabetes tipe 2.

Peneliti di University of British Colombia USA, menemukan bahwa latihan tambahan yang membakar 500 kalori per minggu (setara berlari sejauh 8 km) akan menurunkan resiko terjadinya penyakit diabetes.

5. Berlari Meningkatkan Kinerja Otak

Peneliti di University of Illinois-USA menemukan bahwa berlari secara rutin dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak baru yang terkait dengan fungsi belajar dan ingatan.

Latihan rutin aerobic 3 kali seminggu selama 30-60 menit juga dapat membantu menurunkan efek penuaan pada otak.

6. Berlari Mengurangi Stress dan Menjadi Lebih Bahagia

Berlari dapat meningkatkan kadar hormone endorphin (hormone yang memicu perasaan nyaman) dan sekaligus menurunkan kadar hormone cortisol (hormone yang memicu perasaan stress).

Kondisi ini membantu kita berpikir secara jernih sehingga dapat menghadapi permasalahan dengan tenang, sebagaimana yang dikatakan oleh Prof. Cary Cooper, seorang ahli di University of Lancaster-UK.

7. Berlari Terlihat Lebih Muda

Para ilmuwan di Stanford University-USA telah menemukan bahwa berlari secara rutin dapat menurunkan tanda-tanda penuaan. Pada saat latihan maka peredaran darah akan meningkat dengan membawa lebih banyak oksigen serta nutrisi ke sel-sel kulit, sekaligus membuang racun-racun berbahaya melalui keringat.

Berlari juga bisa mengoptimalkan produksi collagen dalam tubuh sehingga mengurangi penampakan kerutan pada kulit dan mempercepat proses penyembuhan.

Manfaat Berlari Untuk Kesehatan 

Recommended For You

About the Author: Lentera Sehat

Pemerhati kesehatan yang suka berbagi artikel kesehatan berdasarkan sumber referensi yang dapat dipercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *