Berbahayakah Tumor Mamae di Payudara Wanita?

Lentera Sehat. Tidak separah kanker payudara tetapi bila terjangkit juga harus waspada, itulah tumor mamae yang juga menyerang payudara wanita. Bahkan, setiap wanita mudah berisiko tumor mamae. Lalu berbahayakah tumor mamae di payudara wanita?

tumor mamae di payudara wanita

Perlahan tapi pasti membunuh, itulah sifat tumor mamae yang bahayanya sama dengan kanker payudara. Agar mudah terdeteksi, kenali tumor jenis ini dan gejala-gejalanya!

Tumor Mamae

Tumor mamae atau disebut juga tumor payudara merupakan jaringan campuran yang terdiri dari jaringan fibrosa dan jaringan glandular. Karena percampuran itulah ahli medis juga menyebut tumor mamae sebagai tumor campur. Sama halnya seperti kanker payudara, faktor penyebab tumor mamae adalah sebagai berikut:

  1. Bawaan genetik. Bila ibu atau nenek pernah menderita tumor mamae, kemungkinan resiko yang sama bisa terjadi pada anak atau cucu perempuan.
  2. Pengaruh hormon estrogen yang terus meningkat saat wanita sedang haid atau pun menjalani kehamilan.
  3. Efek samping menjalani pengobatan hormonal.
  4. Terkena paparan radiasi terutama di seputar dada.
  5. Nutrisi yang tidak seimbang terutama sering mengkonsumsi yang berlemak dan zat kimia pada makanan cepat saji.
Baca juga:  Ketahui Sumber Penyebab Sakit Kepala

Bila dibandingkan kanker payudara, tumor mamae mudah menjangkiti setiap wanita. Untuk kenali gejala-gejalanya seperti:

  1. Adanya benjolan yang nampak di seputaran payudara.
  2. Bila diraba, benjolan tersebut bersifat kenyal dan mudah digerakkan.
  3. Terkadang merasakan nyeri di seputaran payudara.
  4. Di luar area puting, seperti ada batas atau garis bercekung.

Memberantas Tumor Mamae

Pertumbuhan tumor mamae bergerak secara lambat. Meskipun para ahli medis menyatakan tumor mamae termasuk tumor jinak, tetapi harus segera diatasi agar tidak menjalar ke jaringan lainnya. Beberapa langkah medis pun harus dilakukan untuk memberantas tumor mamae, antara lain:

  1. Operasi pengangkatan kelenjar jaringan yang terkena bila penyebarannya belum meluas.
  2. Lumpectomy yaitu operasi pengangkatan sebagian payudara yang terkena tumor mamae atau benjolan yang tampak, tetapi dengan catatan besar tumor tidak lebih dari 2 cm dan letaknya masih di antara ketiak dan pinggir payudara.
  3. Operasi total pengangkatan seluruh jaringan yang telah menyebar ke bagian tulang dada, tulang selangka dan di sekitar tulang iga. Operasi total ini juga bisa diartikan operasi pengangkatan payudara.
  4. Menjalani kemoterapi yaitu proses pengobatan dengan tujuan menghancurkan tumor agar tidak tumbuh dan menyebar. Di tahap kemoterapi ini biasanya penderita akan merasakan efek samping seperti mual, muntah dan juga mengalami kerontokkan rambut.
  5. Menjalani radioterapi atau penyinaran yaitu proses penghancuran dengan sinar X agar tidak ada tumor yang tersisa di payudara setelah pembedahan. Radioterapi dikatakan juga proses pembersihan. Efek samping dari radioterapi adalah penderita tidak bernafsu makan dan kulit permukaan payudara menghitam.
Baca juga:  Penyebab Nyeri Pinggang Bawah

Dengan mengenali penyebab, gejala dan pengobatan tumor mamae, bisa dipahami setiap wanita mudah terjangkit karenanya. Oleh karena itu jalan terbaik adalah pencegahan tumor mamae dengan menjalani gaya hidup sehat terutama kebutuhan nutrisi yang seimbang.

Berbahayakah tumor mamae di payudara wanita? Sangat berbahaya bila gejalanya tidak diperhatikan dan tidak segera diobati. Sebab, penderita tumor mamae menanggung resiko yang sama dengan penyakit kanker payudara.

 

tumor mamae di payudara wanita

Lentera Sehat

Pemerhati kesehatan yang suka berbagi artikel kesehatan berdasarkan sumber referensi yang dapat dipercaya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *