Penyebab Nyeri Pinggang Bawah

Nyeri pinggang bawah, dalam istilah medis disebut low back pain (LBP) adalah nyeri yang terjadi di daerah pinggang bagian bawah, mulai pinggang (setinggi pusar) sampai ujung tulang ekor. Gangguan ini sering dialami banyak orang bahkan hampir setiap orang pernah mengalami dalam hidupnya.

Penelitian di Amerika terhadap 3000 pria dan 3500 wanita dengan usia di atas 20 tahun menunjukkan 51% pria dan 57% wanita pernah mengeluh nyeri pinggang bawah. Dan 50% dari angka tersebut adalah kasus serius yang menyebabkan penderita ticlak dapat bekerja beberapa waktu serta memerlukan pengobatan cukup lama, sedangkan 50% sisanya tidak mengganggu aktivitas.

Faktor Penyebab Nyeri Pinggang Bawah

Ditinjau dari penyebabnya maka low back pain (LBP) dapat disebabkan olah beberapa faktor.

  • Sekitar 70% kasus LBP terjadi akibat spasme/tegang otot (strain) clan kerusakan jaringan lunak atau sendi (sprain). 
  • LBP yang disebabkan oleh proses degeneratif akibat bertambahnya usia sebanyak 10%. 
  • Nyeri pinggang bawah karena jepitan syaraf (HNP) sebanyak 4%, osteoporosis/fraktur tulang belakang 4%, stenosis spinal 3% dan spondylolisthesis 2%. 
  • Penyebab lainnya, dengan prosentase sangat kedl, antara lain penyakit bawaan, keganasan, clan infeksi. 
  • Gangguan pada ginjal, seperti penyakit infeksi balk akut maupun kronis, batu ginjal, bendungan pada ginjal jugs menimbulkan rasa nyeri pada pinggang bawah. 

Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa penyebab terbanyak nyeri pinggang bawah adalah strain dan sprain. Baca tentang Penyebab Nyeri Punggung.

Mengapa bisa terjadi strain dan sprain?

Strain (tegang otot) terjadi karena gerakan otot-otot pinggang cukup keras dan mendadak, misalnya ketika mengangkat benda berat dalam posisi salah. Kondisi itu membuat otot sekitar pinggang tegang clan menimbulkan rasa nyeri.

Seclangkan sprain (gangguan sendi & jaringan lunak) dapat terjadi pada orang yang duduk terlalu lama dengan posisi yang salah. Pekerjaan yang menuntut orang duduk lama misalnya bagian administrasi, bekerja dengan computer, sopir, dll. Jika posisi salah ini terjadi terus-menerus akan merusak jaringan lunak sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Penyebab nyeri pinggang bawah berikutnya adalah HNP (Hernia Nucleus Pulposus). Pada pasien HNP, terdapat keadaan dimana nucleus pulposus, organ yang berada di antara ruas-ruas tulang belakang, terdorong kearah luar dlan menekan sumsum tulang belakang serta serabut-serabut syaraf sehingga menimbulkan nyeri.

Gangguan syaraf lain yang cukup sering terjadi adalah gangguan pada syaraf sciatic. Nyeri yang timbul pada kasus ini adalah nyeri yang menjalar sampai ke ujung kaki.

Risiko tinggi terserang nyeri pinggang bawah (LBP) terjadi pada orang yang sering mengangkat beban berat (kuli angkut, kuli bangunan, termasuk atlit angkat besi), pekerja yang sehari-hari harus duduk lama (biasanya karyawan kantoran), kegemukan, usia lebih dari 30 tahun, kurang olahraga dan mempunyai riwayat sakit sendi.

Pengobatan Nyeri Pinggang Bawah

Untuk mengatasi LBP harus dicari penyebabnya. Upaya menentukan penyebab dilakukan melalui pemeriksaan langsung oleh dokter. Kadang-kadang jika diperlukan dapat ditambah pemeriksaan penunjang seperti rontgen, EMG dan MRI.

Bila penyebab pasti telah diketahui dengan pasti, maka biasanya penanganannya bisa dilakukan dengan tepat. Misalnya saja penyebabnya karena spasme otot akibat duduk terlalu lama, maka disamping diberikan obat penghilang nyeri dan pelemas otot selama beberapa minggu, pasien juga disarankan melakukan istirahat.

Apabila dengan pengobatan tidak berhasil mungkin perlu dilakukan fisioterapi dengan alat khusus. Tindakan operasi diperlukan terutama jika LBP disebabkan gangguan pada syaraf seperti HNP, patah tulang belakang, dan lain-lain.

 

Nyeri Pinggang Bawah

Lentera Sehat

Pemerhati kesehatan yang suka berbagi artikel kesehatan berdasarkan sumber referensi yang dapat dipercaya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *